Komisi B DPRD Bojonegoro Siapkan Strategi Jelang Kemarau Panjang 2026

 


Pastipas.id, Bojonegoro - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat kerja bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) guna membahas strategi menghadapi kemarau panjang 2026. Rapat ini dilaksanakan pada Rabu (15/04/2026) di Kantor DPRD Bojonegoro.

Dalam menghadapi kemarau panjang, ketersediaan air menjadi perhatian. Hal ini dilakukan untuk memastikan sektor pertanian mampu berjalan secara optimal dalam menghadapi musim kemarau mendatang.

Kadin DKPP, Zaenal, menyampaikan, bahwa tim lapangan DKPP sudah melihat di beberapa kecamatan, untuk mencocokan antara usia tanam dengan musim kering, mulai terjadinya musim kemarau. Dari situ akhirnya menemukan 8843 hektar lahan yang akan terdampak kekeringan.

Apabila petani menanam padi dengan usia genjah, biasanya 70 hari atau 80 hari. Maka pengambilan datanya pada hari terakhir.

"Cara menghitung kami itu dengan cara menyesuaikan jadwal awal musim tanam yang dikeluarkan BMKG," katanya.

Lebih lanjut, dalam mengantisipasi 8843 hektar lahan yang kemungkinan akan terdampak kekeringan. Solusi yang diberikan ati DKPP adalah dengan bekerjasama dengan Kementrian Pertanian.

Kementrian pertanian menawarkan irigasi perpompaan dan irigasi perpipaan sumur bor. Kemudian, diajukan sebanyak 128 titik.

"Kemungkinan dari 128 titik ini nanti, melalui verivikasi hanya tinggal 45 titik. Semoga 45 titik ini sukses," pungkasnya.(red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama