Tutup MPLS, SDN Sukorejo III Bojonegoro Hadirkan GELANG HEBAT Wujudkan Sekolah Nyaman Bagi Siswa Baru

Tutup MPLS, SDN Sukorejo III Bojonegoro Hadirkan GELANG HEBAT Wujudkan Sekolah Nyaman Bagi Siswa Baru




Bojonegoro - Program GELANG HEBAT (Gerakan Elok Anak Gemar Belajar dan Hidup Bersahabat) menjadi pesan penting dalam penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Negeri Sukorejo III Bojonegoro, Jumat (17/7/2026). Melalui GELANG HEBAT, sekolah menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta didik baru sebagai bekal memasuki jenjang sekolah dasar.

Kepala SD Negeri Sukorejo III, Puguh Widodo, menjelaskan bahwa rangkaian MPLS selama lima hari, diawali dengan penyambutan hangat peserta didik baru oleh kepala sekolah dan dewan guru, dilanjutkan pengenalan lingkungan sekolah, bapak dan ibu guru, serta sosialisasi kepada orang tua mengenai pelaksanaan MPLS Ramah Anak. Sejak hari pertama, sekolah berupaya menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan agar peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta didik mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang dikemas melalui pendekatan joyful learning. Mulai dari mengenal lingkungan sekolah melalui permainan Petualangan Detektif Cilik, membangun kedekatan dengan guru dan teman, edukasi hidup bersih dan sehat, pengenalan budaya anti perundungan (bullying), permainan numerasi, hingga kegiatan literasi di pojok baca.

Selain itu, peserta didik juga mengikuti berbagai aktivitas yang mendorong kreativitas, kerja sama, serta keberanian tampil di depan kelas melalui permainan edukatif, kegiatan seni, dan unjuk bakat. Rangkaian MPLS kemudian ditutup dengan pemberian apresiasi kepada peserta didik serta pelepasan balon cita-cita sebagai simbol semangat menggapai masa depan.

"Program GELANG HEBAT kami rancang agar anak-anak memiliki pengalaman pertama yang positif di sekolah. Mereka disambut dengan hangat, belajar melalui pendekatan joyful learning, menggunakan bahasa yang ramah anak, hingga menuangkan cita-cita mereka yang kemudian diterbangkan bersama sebagai simbol harapan untuk masa depan," ujar Puguh.

Menurutnya, seluruh kegiatan dirancang agar peserta didik tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga membangun rasa percaya diri, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta semangat belajar sejak hari pertama masuk sekolah.

Melalui MPLS ini, sekolah juga menanamkan nilai-nilai karakter yang dirangkum dalam konsep 7KAIH, yaitu Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, serta Tidur Lebih Awal. Nilai tersebut diharapkan menjadi kebiasaan positif yang mendukung tumbuh kembang peserta didik, disertai pembentukan sikap mandiri, peduli kebersihan, percaya diri, dan gemar berliterasi.

"Harapan kami sederhana, anak-anak memiliki persepsi bahwa belajar di SD itu seru dan mengasyikkan. Dengan begitu, mereka memulai tahun ajaran baru dengan semangat, memiliki motivasi untuk terus belajar, serta merasa sekolah adalah rumah belajar yang aman, nyaman, dan penuh persahabatan," pungkasnya. (red)

Redaksi

Nothing..

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama