UPT RSBG Tuban Luncurkan Program “Daya Dinakara” untuk Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Intelektual



Pastipas.id, Tuban – Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (UPT RSBG) Tuban di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan bagi penyandang disabilitas intelektual (PDI). 

Sejak tahun 2025, lembaga ini menginisiasi program unggulan bertajuk Daya Dinakara sebagai upaya mendorong kemandirian PDI secara berkelanjutan.

Program Daya Dinakara dirancang sebagai pendekatan terpadu yang menitikberatkan pada pembinaan praktis, berulang, dan berbasis lingkungan. 

Melalui metode ini, PDI diajak untuk belajar secara langsung melalui aktivitas sehari-hari yang relevan, sehingga keterampilan yang diperoleh lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan nyata.

Tidak hanya berfokus pada individu, program ini juga melibatkan peran aktif keluarga serta masyarakat sebagai bagian penting dalam proses rehabilitasi. Keterlibatan lingkungan sekitar dinilai menjadi faktor kunci dalam mendukung kemandirian PDI secara bertahap, sehingga proses pembinaan tidak berhenti di dalam lembaga, melainkan berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam program ini, mulai dari sosialisasi interaktif, simulasi pendampingan, hingga praktik sederhana yang melibatkan caregiver dan masyarakat. 

Tahapan pelaksanaan diawali dengan pemetaan dan identifikasi sekolah, kelompok, atau komunitas yang memiliki PDI, dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi guna membangun kesadaran serta sikap suportif.

Selanjutnya, peserta mendapatkan praktik pendampingan serta simulasi keterampilan produktif, seperti pembuatan paving, telur asin, dan ecoprint. Program ini juga memperkuat peran caregiver melalui pelatihan terapi sederhana, termasuk latihan motorik dan sensori yang dapat dilakukan oleh keluarga maupun lingkungan sekitar.

Kepala UPT RSBG Tuban, Nugroho Ariadi, menyampaikan bahwa Daya Dinakara menjadi jawaban atas kebutuhan pendekatan yang lebih kontekstual dan berkelanjutan dalam melatih kemandirian PDI.

“Inovasi ini merupakan inisiatif pionir di Provinsi Jawa Timur oleh Dinas Sosial Jawa Timur dalam upaya pemberdayaan yang secara spesifik berfokus pada penyandang disabilitas intelektual. 

Kami ingin memastikan setiap PDI tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan dukungan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui program Daya Dinakara, UPT RSBG Tuban berharap dapat menghadirkan model rehabilitasi sosial yang lebih inklusif dan berdampak jangka panjang. 

Program ini juga diharapkan menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di berbagai daerah dalam upaya meningkatkan kemandirian serta kualitas hidup penyandang disabilitas intelektual di Indonesia.(red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama