Sidoarjo – Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa kembali terjadi di wilayah Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan dua truk di Jalan Raya Taman, tepatnya di depan Mitsubishi, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Korban diketahui bernama Supriono (40), warga Kalijaten. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan beruntun dengan dua kendaraan truk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sebuah truk wing box bernopol B 9531 TES berhenti di badan jalan dengan posisi menghadap ke arah timur. Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Honda Beat bernopol W 5074 XO yang dikendarai korban melaju dari arah barat menuju timur.
Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata menjelaskan bahwa saat mendekati lokasi kejadian, korban berupaya mengurangi kecepatan karena terdapat truk yang berhenti di badan jalan di depannya.
“Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dari arah barat ke timur berusaha mengerem karena di depannya ada truk wing box yang berhenti di badan jalan,” ujar Kompol Kanisius Franata.
Namun pada saat korban memperlambat laju kendaraannya, dari arah belakang melaju truk tronton bernopol AA 8369 OA yang dikemudikan oleh Dadang Supriyono (38). Truk tersebut kemudian menabrak bagian belakang sepeda motor korban.
Benturan tersebut menyebabkan sepeda motor terdorong ke depan hingga menabrak truk wing box yang sedang berhenti. Akibat kejadian itu, korban terjatuh dan terperosok hingga masuk ke kolong kendaraan.
“Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelasnya.
Sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan dari dua arah. "Bagian stang sepeda motor terlihat bengkok ke belakang setelah menghantam truk wing box di depannya, sementara bagian belakang kendaraan rusak akibat tertabrak truk tronton,"tambahnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga terjadi karena adanya truk wing box yang berhenti di badan jalan tanpa dilengkapi tanda segitiga pengaman sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.
Kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
