Pastipas.id, Bekasi- Kegiatan ngabuburit tak lagi hanya sebatas berjalan santai atau berbelanja di pasar takjil. Di Kota Bekasi, sejumlah warga mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan aktivitas kreatif berupa pembuatan batik, yang diberi nama "Ngabubutik".
Kegiatan yang digagas oleh Yayasan Aspirasi Patriot Bangsa dan Pemerintah kota Bekasi ini dalam menyambut HUT kota Bekasi ke 29 bertujuan untuk melestarikan budaya batik Indonesia sekaligus memberikan kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Peserta terdiri dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, yang antusias belajar teknik membatik seperti mencanting, menyulam, dan pewarnaan.
"Kita ingin mengkombinasikan tradisi ngabuburit dengan nilai budaya kita. Selain mengisi waktu dengan positif, peserta juga bisa membawa pulang hasil karya sendiri sebagai kenang-kenangan atau oleh-oleh," ujar Ketua Yayasan Aspirasi Patriot Bangsa sekaligus pendiri Putra Putri Bhagasasi, Aspiration Elman,Sabtu(07/03/2026)
Selain sesi pembuatan batik, acara juga dilengkapi dengan pembagian takjil dan edukasi tentang sejarah serta makna filosofis di balik motif-motif batik khas Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di bulan Ramadan mendatang dan menjadi agenda tahunan yang dinanti oleh warga Bekasi.
Aspiration Elman,menyampaikan bahwa Ngabubutik bukan sekadar kegiatan seni, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antar komunitas di Kota Bekasi.
Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana Ramadan yang lebih produktif melalui kegiatan kreatif yang bermanfaat.
“Ngabubutik bertujuan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang positif sekaligus memperkenalkan batik Bekasi kepada masyarakat. Kami juga ingin menjadikan kegiatan ini sebagai ruang networking antar komunitas dan peserta yang hadir,” ujarnya.
Selain menjadi sarana edukasi budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap produk budaya lokal, khususnya batik yang memiliki nilai seni sekaligus identitas daerah.
Kegiatan Nabubutik yang diselenggarakan untuk mempromosikan produk kreatif dan kebudayaan lokal di Kota Bekasi tidak dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, yang seharusnya menjadi salah satu tamu penting dalam acara tersebut.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi, Saut Manullang, dalam keterangan kepada awak media usai acara berlangsung.
"Yayasan Aspirasi Patriot Bangsa telah mengundang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebagai narasumber dan tokoh yang dapat mendukung kemajuan ekosistem kreatif di Bekasi. Namun, hingga acara selesai, beliau tidak hadir dengan alasan yang belum dapat kami ketahui secara jelas," ujar Saut.
"Bagaimana seorang kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan tidak hadir,padahal acara tersebut masuk rangkaian HUT kota Bekasi,kita minta Walikota Bekasi Tri Adhianto untuk mengevaluasi kepala dinas dan Kabid yang ada di Dinas Pariwisata dan kebudayaan"pinta Saut.(red)
