Upaya Mengurangi Genangan Air di Tengah Intensitas Hujan



Pastipas.id, Pulau Jawa diliputi kekhawatiran menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat masih akan terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kondisi ini tidak hanya mengancam kawasan permukiman, tetapi juga berdampak pada infrastruktur vital, termasuk transportasi kereta api.

Meski Presiden Prabowo Subianto tengah berada di luar negeri, pemerintah memastikan pemantauan situasi banjir tetap dilakukan. Presiden terus berkomunikasi dengan jajaran terkait untuk memastikan penanganan dampak hujan lebat berjalan optimal.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, Presiden Prabowo telah memerintahkan pembentukan tim kajian khusus. Tim ini bertugas menganalisis serta menyusun rancangan besar (grand design) penyelesaian persoalan banjir di Pulau Jawa, menyusul meningkatnya genangan di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, dalam beberapa hari terakhir.

Dalam laporan Direksi PT Kereta Api Indonesia (KAI), tercatat 16 titik genangan pada jalur rel dalam sepekan terakhir, yang kini bertambah menjadi 17 titik. Bahkan, satu titik genangan muncul di lokasi yang sebelumnya tidak pernah terdampak. Kondisi tersebut mengganggu perjalanan serta pelayanan kereta api kepada masyarakat.

Menurut Prasetyo, pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta BMKG. Salah satu langkah yang diperkuat adalah operasi modifikasi cuaca di wilayah Jabodetabek guna menekan intensitas hujan, yang diperkirakan mencapai puncaknya hingga akhir Januari.(red) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama